June 30, 2011

Obesitas

Makanan yang kita makan setiap hari berkontribusi pada kesehatan tubuh kita. Makanan memberikan kita gizi yang diperlukan untuk menyehatkan tubuh dan kalori yang kita butuhkan untuk energi. Akan tetapi, jika kita makan terlalu banyak, makanan extra tersebut akan diubah menjadi lemak dan disimpan serta tertimbun di dalam tubuh kita. Jika kita makan berlebih secara teratur, berat badan kita akan bertambah, dan jika berat badan kita terus bertambah alhasil tubuh kita akan berakibat obesitas Obesitas berarti berakumulasinya kelebihan lemak di dalam tubuh.

Obesitas itu dianggap sebagai penyakit kronis (jangka panjang), sama seperti tekanan darah tinggi atau diabetes. Obesitas punya banyak dampak jangka panjang yang serius terhadap kesehatan anda, dan menjadi penyebab kedua dari kematian yang bisa dicegah (tembakau adalah yang pertama).

Anda mungkin sudah menginvestasikan uang anda untuk masalah ini dan belum ada hasil nya marilah kita tengok apa sih penyebab serta akar masalah dari penyakit mematikan ini..

Penyebab-penyebab Obesitas

Penambahan berat badan terjadi saat kalori yang anda makan lebih banyak dibanding kalori yang anda bakar. Jika makanan yang anda makan menyediakan kalori lebih banyak dibanding yang anda butuhkan, maka kelebihan ini akan diubah menjadi lemak. Awalnya, cell-cell lemak akan meningkat ukurannya. Saat cell-cell tersebut tidak bisa lagi mengembang, maka jumlahnya akan bertambah. Jika anda menurunkan berat badan, ukuran dari cell-cell ini akan mengecil, tapi jumlahnya tidak akan berkurang.

• Obesitas itu bukan cuma disebabkan oleh satu faktor saja (kelebihan makan), melainkan oleh banyak faktor. Penyebab dari tidak seimbangnya antara asupan kalori dan konsumsi akan bervariasi dari orang ke orang. Usia, jenis kelamin, genetik, faktor psychologis dan lingkungan, semuanya mungkin berkontribusi.

• Genetik. Obesitas cenderung untuk menurun pada keluarga. Ini disebabkan oleh faktor genetik, diet, dan kebiasaan gaya hidup. Tapi memiliki kerabat yang obesitas tidak menjamin bahwa anda juga akan menjadi obese.

• Emosi. Sebagian orang makan berlebih karena sedang depresi, putus asa, marah, bosan, dan banyak faktor lain yang tidak ada hubungannya dengan lapar. Ini tidak berarti bahwa mereka yang overweight itu punya masalah emosional lebih banyak dibanding orang lain. Itu hanyalah berarti bahwa perasaan mereka mempengaruhi kebiasaan makan mereka, yang menyebabkan mereka makan berlebih. Dalam beberapa kasus yang tidak biasa, obesitas mungkin digunakan sebagai mekanisme pertahanan karena menerima tekanan sosial yang berhubungan dengan fisik, terutama pada gadis remaja. Dalam kasus ini, seperti penyebab-penyebab emosional lainnya, intervensi psychologis mungkin akan sangat membantu. • Faktor-faktor lingkungan. Faktor lingkungan yang paling penting adalah gaya hidup. Kebiasaan makan dan level aktivitas anda itu anda tiru dari orang-orang disekitar anda. Makan berlebih dan kebiasaan untuk pasif (tidak aktif) adalah faktor resiko yang paling penting untuk obesitas.

• Jenis kelamin. Rata-rata, pria punya otot lebih banyak dibanding wanita. Karena otot membakar kalori lebih banyak dibanding jaringan lainnya, maka pria akan menggunakan kalori lebih banyak dibanding wanita, meski saat mereka sedang beristirahat. Karena itulah, wanita lebih cenderung untuk menjadi gemuk dibanding pria dengan jumlah asupan kalori yang sama.

• Usia. Otot cenderung untuk berkurang dan lemak cenderung untuk bertambah saat usia kita menua. Metabolisme juga ikut melambat. Kedua faktor ini mengurangi jumlah kalori yang dibutuhkan.

• Kehamilan. Saat hamil, wanita cenderung untuk menjadi lebih gemuk. Kegemukan ini akan semakin meningkat setiap kali mereka mengalami kehamilan. Penambahan berat badan ini mungkin berkontribusi terhadap obesitas pada wanita.

• Kondisi medis dan pengobatan tertentu bisa menyebabkan atau mengarah pada obesitas, meski penyebab ini jauh lebih jarang dibanding makan terlalu banyak atau tidak aktif secara fisik. Beberapa contoh dari penyebab ini antara lain:

• Hypothyroidism

• Cushing syndrome

• Depresi

• Obat-obatan tertentu (contohnya steroids, antidepressants, pill KB)

• Prader-Willi syndrome

• Polycystic ovarian syndrome

• “Kelenjar” (gangguan hormonal) itu jarang menyebabkan obesitas.

• Obesitas bisa dihubungkan dengan gangguan pola makan lainnya, misalnya binge eating atau bulimia.

• Distribusi dari lemak tubuh juga berperan dalam menentukan resiko dari penyakit-penyakit yang berhubungan obesitas. Setidaknya ada 2 jenis lemak tubuh. Penelitian yang dilakukan di Scandinavia menunjukkan bahwa kelebihan lemak tubuh yang di distribusikan di sekitar lingkar pinggang (lemak perut) itu lebih beresiko dibanding lemak yang di distribusikan di pinggul dan paha (lemak dibawah kulit). Obesitas meningkatkan resiko dari berbagai penyakit dan masalah kesehatan,

antara lain:

• Penyakit jantung

• Diabetes

• Tekanan darah tinggi

• Stroke

• Osteoarthritis (terutama lutut, pinggul, dan pinggang)

• Batu empedu

• Penyakit paru-paru dan sleep apnea

• Kancer usus • Kanker endometrial

• Depresi

• Encok Depresi mungkin adalah salah satu efek umum dari obesitas.

Banyak orang obese yang menderita gangguan emosional. Karena kultur kita memberikan penekanan pada penampilakn fisik, yang menyamakan kerampingan dengan kecantikan, maka orang-orang yang obese mungkin jadi merasa tidak menarik. Mereka juga menjadi subjek untuk prasangka, ejekan, dan diskriminasi, yang mungkin membuat mereka merasa malu atau ditolak. Obesitas itu juga menjadi resiko utama untuk berkembangnya penyakit diabetes.

YIN YANG BELT

Untungnya, hal ini mungkin bisa dicegah. Dalam penelitian klinis, pasien yang bersiko tinggi untuk mengembangkan diabetes, resikonya menurun hampir sebanyak 60% dengan cara mengurangi 10% dari beratnya dalam 3 tahun Karena itu mulalilah melakukan diet yang sehat :

1. mengurangi porsi makan

2. mengurangi mengkonsumsi karbohidrat (nasi dan sejenisnya)

3. banyak-banyaklah makan sayur / serat

4. mulailah mengatur gaya makan anda , hidari makanan terlalu berlemak

5. sempatkanlah olah raga min 20-30 menit per hari

6. setelah itu lakukanlah terapi sehat dengan yin yang belt trapy

Anda mempunyai masalah kelebihan lemak di perut atu paha atau nagian tubuh lainnya ? tidak usah kawatir , dengan YIN YANG BELT pelangsing otomatis ini, bagian tubuh anda yg kelebihan lemak akan dengan mudah di kurangi bahkan di hilangkah dan tubuh anda kan terlihat langsing seperti semula. Cara kerja alat ini, yaitu dengan mensteam atau memanaskan bagian tubuh yg berlemak, yg otomatis akan membakar lemak yg ada di tubuh anda secara alami, tanpa efek samping sama sekali. Setelah anda menggunakan alat ini, lemak akan dikeluarkan melalui kencing dan buang air besar, inilah solusi melangsingkan badan anda tanpa resiko lapar, sakit bahkan pingsan! Dilengkapi dengan pengatur suhu, sehingga anda akan dengan mudah menggunakannya Kelebihan alat ini :

• mengecilkan lingkar perut 1-3 inci saat selesai pengunaan

• anda tidak perlu melakukan diet berlebihan

• hasil yang diperoleh relatif cepat

• 100% alami , tanpa obat & krim pemanas

• Harga murah !!

• Watt rendah

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.